Pemkab Kediri Gelar Pameran UMKM dan Pasar Raya 2018, di Simpang Lima Gumul

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Pameran Pasar Raya dan Pameran UMKM Kabupaten Kediri 2018, sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke - 1214, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri, bertempat di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, selama 5 hari, Rabu - Minggu, 21 Maret - 25 Maret 2018, pukul 15.30 WIB. 

Acara dibuka Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Joko Susilo, dengan pameran ini membuktikan kepedulian Pemerintah Kabupaten atas keberadaan pelaku usaha yang ada di Pameran UMKM dan Pasar Raya lebih meningkat mutu agar pasar lebih meningkat lagi.

"Pemkab Kediri mendorong agar bahan baku tidak harus membeli. Namun, bahan bakunya bisa memproduksi sendiri," tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa pelaku usaha yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan dibantu oleh Camat sesuai wilayah domisili pelaku usaha. Camat membantu legalitas perijinan usahanya.

"Dengan pameran ini, dikhususkan untuk mengembangkan dan memperkenalkan produk-produk yang ada di Kabupaten Kediri. Semua terkait ijin usaha akan dibantu dan difasilitasi penuh oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro," terangnya. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri, Suwigyo menyampaikan, dengan pameran ini semakin banyak inovasi dari usaha mikro dan menengah. Mulai dari Kuliner, Makanan dan Minuman, Fashion, Kaos, Batik dan Asesoris yang berasal dari Kabupaten Kediri.

"Mereka para pelaku usaha mampu berkarya, memamerkan dan bersaing, dan tidak mau kalah dengan produk-produk di luar daerah," bebernya.

Ia mengatakan, pameran ini diikuti 90 pelaku usaha, mereka merupakan pelaku usaha embrio-embrio baru.

"Turut memeriahkan, ratusan stand yang tergabung dalam Pasar Raya dari pengusaha outomotif, mebel dan furniture, ikut memamerkan dan memasarkan produk kelas menengah," tuturnya.

Ia menambahkan dalam upaya untuk menarik dan minat para pembeli atau konsumen, kita melakukan pelatihan kemasan atau packing yang menarik agar produknya laku dijual.

"Tidak hanya itu, kita memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kecil dalam mengurus PIRT, dan Hak Cipta yang ada di Jakarta," pungkasnya. (prijo)

  • Whatsapp

Index Berita